Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Tekno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tekno. Tampilkan semua postingan

Cikal Bakal Virus Nuklir Stuxnet Mulai Terkuak

Written By C. SUkandi on Jumat, 01 Maret 2013 | 00.33

Jakarta - Serangan virus stuxnet sempat bikin heboh setelah dilaporkan menyasar infrastruktur nuklir Iran. Kini, setelah beberapa waktu berselang, versi awal dari program jahat ini mulai terkuak.

Adalah Symantec Security Response yang melaporkan telah menemukan perkembangan kemampuan intelijen terbaru pada cikal bakal virus yang disebut sebagai Stuxnet 0.5 tersebut.

"Stuxnet versi 0.5 ini diperkirakan beroperasi sejak tahun 2007 sampai 2009. Bahkan tak menutup kemungkinan lebih awal lagi penyebarannya," kata Symantec dalam keterangannya yang diterima detikINET, Jumat (1/3/2013).

Symantec menambahkan, Stuxnet versi ini memiliki mekanisme serangan yang sama sekali berbeda dengan versi sebelumnya.

Selain mengacaukan kecepatan sentrifugal pengayaan uranium, Stuxnet 0.5 dirancang untuk menutup katup-katup penting yang mengalirkan gas uranium hexafluoride ke dalam sentrifugal tersebut sehingga menyebabkan kerusakan parah pada sentrifugal dan sistem pengayaan uranium secara keseluruhan.

Selain itu, petunjuk-petunjuk pada versi awal ini mengindikasikan bahwa pengerjaan proyek Stuxnet secara keseluruhan dapat terjadi di tahun 2005 atau sebelumnya.

Stuxnet dipercaya sebagai malware yang diciptakan khusus untuk menyerang sistem infrastruktur penting suatu negara.

Memang, pada kenyataannya di lapangan, program jahat ini sempat digunakan untuk menyerang program nuklir di Iran pada tahun 2010 lalu.

Meski tidak diungkapkan secara detail, temuan virus Stuxnet sekaligus memperkuat pandangan yang berkembang bahwa ada suatu negara yang menggunakan serangan cyber untuk menargetkan negara lain.

China Tuding Balik AS Biang Kerok Serangan Cyber

Beijing - Kementerian Pertahanan China mengklaim, hampir dua pertiga serangan cyber yang menyasar situs militernya terdeteksi berasal dari Amerika Serikat (AS). 

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pekan ini, Kementerian tersebut juga mengatakan serangan cyber ke situs militer China terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. 

Dilansir Cnet, Jumat (1/3/2013), berdasarkan pengecekan alamat IP (Internet Protocol), Kementerian Pertahanan China mengklaim, rata-rata terdapat 144 ribu serangan cyber setiap bulannya. Dari jumlah tersebut, hampir 63 persen di antaranya berasal dari AS. 

Pernyataan China ini seakan menjadi serangan balasan atas laporan dari firma keamanan cyber AS Mandiant. Seperti diketahui, Mandiant sebelumnyamenuding militer China adalah dalang di balik serangan cyber yang dialami sejumlah perusahaan besar di AS. 

Sebanyak 60 halaman laporan yang mereka rilis, memperlihatkan adanya keterkaitan serangan dengan sekelompok hacker China dan pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut. 

China langsung bereaksi terkait dengan laporan ini. Satu hari setelah dugaan itu mengemuka, Kementerian Pertahanan China membantahnya dan menyebut laporan firma keamanan cyber Mandiant salah besar.

Malware Makin Agresif di Februari, Waspada Maret

Jakarta - Bulan Februari 2013, jagat raya internet Indonesia masih dipenuhi dengan malware terutama program jahat kawakan yang sudah sejak lama gentayangan. Dan tampaknya semakin banyak komputer di Indonesia yang menjadi korban infeksi malware. 

Kondisi tersebut dipicu oleh beberapa kemungkinan di antaranya masalahsecurity belum menjadi kesadaran umum bagi pengguna komputer dan internet Tanah Air. Hal lain adalah karena kecerobohan dalam berselancar di internet. 

Menurut perusahaan keamanan Eset, beberapa hari terakhir di Indonesia, beredar banner ajakan untuk masuk ke situs tertentu yang menjanjikan mengubah warna tampilan Facebook menjadi merah, biru, dan lainnya. Padahal ajakan tersebut telah terdeteksi sebagai survey scam sejak February 2011.

"Angka prevalensi malware di Indonesia selama bulan Februari berada pada angka 15.08% lebih tinggi dari Filipina yang hanya 12.94%. Sedangkan formasi 10 teratas malware di Indonesia, didominasi oleh malware lama seperti Ramnit, Sality, Autostart, Virut dan Conficker," kata Eset, dalam keterangannya. 

Hal lain yang perlu ditanggapi serius adalah selama Februari, 10 malware teratas tersebut masing-masing menunjukkan aktifitas yang makin agresif. Sehingga, diperkirakan pada Maret, mereka akan lebih 'buas'. 

"Kita tidak cukup hanya dengan berharap prevalensi malware itu akan mengalami penurunan pada waktu tertentu. Pengembang malware semakin giat mengembangkan varian baru, sedangkan kecepatan penyebaran melalui internet seakan tak terhentikan," kata Yudhi Kukuh, Technical Consultant pada PT. Prosperita-Eset Indonesia. 

"Jika kesadaran akan keamanan belum muncul di tingkatan user, maka kita akan menjadi sasaran empuk. Oleh sebab itu kesadaran akan keamanan bagi komputer kita maupun perangkat lain yang terkoneksi internet menjadi sangat perlu," pungkasnya.

LG Pocket Photo, Printer Mini Berteknologi NFC

Written By C. SUkandi on Kamis, 28 Februari 2013 | 04.47

Era printer ternyata belum berakhir. Buktinya, LG Electronics masih melirik bisnis printer. Lewat printer mini yang dinamai LG Pocket Photo, produsen asal Korea Selatan itu menggabungkan kemampuan mencetak foto yang diambil dari ponsel pintar (smartphone).

Sesuai dengan ukuran printer-nya yang kecil, yaitu 4,76x2,83x0,94 inci, ukuran foto yang dicetak lewat LG Pocket Photo pun hanya dua sampai tiga inci. 

Printer mengusung teknologi near field communication (NFC) sehingga pengguna dapat mencetak dengan mudah. Sama seperti kamera Polaroid yang bisa mencetak dengan cepat, pencetakan foto dengan LG Pocket Photo juga bisa langsung jadi. 

Cara pencetakan ada dua alternatif. Pertama,  melalui aplikasi LG Pocket Photo yang sudah dipasang di smartphone seperti LG Optimus G. Kedua, dengan cara menempelkan ponsel pada printer. Setelah foto diambil lewat kamera ponsel, file foto dibiarkan terbuka. Selanjutnya, pengguna hanya perlu mendekatkan bagian belakanghandset pada LG Pocket Photo. Setelah itu, printer akan langsung mencetak foto. Foto yang sudah dibidik lewat smartphone juga bisa diedit dahulu sebelum dicetak agar hasilnya lebih bagus.

Harga LG Pocket Photo di Indonesia sekitar Rp1,5 juta. Jika dibeli sepaket dengan smartphone LG Optimus G, harganya handset danprinter jadi Rp7,5 juta.

Studi: 73 Persen Guru Pakai Ponsel di Kelas

Guru-guru di sekolah menengah ternyata menggunakan perangkat digital di kelas dan kehidupan profesional mereka. Studi yang dilakukan Pew Research Center's Internet and American Life Project menyelidiki penggunaan teknologi di kalangan guru.

Responden terdiri dari guru-guru di Advance Placement and National Writing Project di Amerika Serikat. Dari seluruh responden yang disurvei, 92 persen menyebutkan internet memiliki dampak besar terhadap kemampuan mereka mengakses konten dan bahan untuk mengajar. Menurut Associate Director for Research Pew Kristen Purcell, guru-guru menjadi pengguna teknologi canggih.

"Ditemukan pula bahwa orang yang sangat ingin melihat perangkat itu menjadi bagian dari lingkungan pendidikan," kata Purcell.

Penggunaan teknologi bergerak mendominasi proses belajar-mengajar. 73 persen guru mengatakan mereka atau murid-muridnya menggunakan ponsel di kelas atau untuk menyelesaikan tugas. Hampir separuh responden menggunakan mesin pembaca elektronik dan komputer untuk mengajar.

Tidak hanya pendidik yang menggunakan perangkat di kelas. Tetapi mereka juga masuk kategori dewasa yang ketergantungan pada dunia daring ketika menggunakan perangkat teknologi. 58 persen guru yang disurvei memiliki ponsel pintar (smartphone). Mereka juga suka mengakses situs jejaring sosial seperti Facebook, LinkedIn dan Twitter. Ada perbedaan di kalangan guru. Guru bahasa Inggris lebih sering memanfaatkan jejaring sosial daripada guru matematika. 

"Guru juga sungguh aktif berbagi," kata Co-founder Common Sense Media Linda Burch.

Ada orang-orang yang ingin menambah wawasan dari orang lain dan melalui literatur digital. Mereka ingin selalu memperbaiki diri.

Selain itu, guru juga dalam posisi harus menjaga hubungan baik dengan murid-muridnya dan bekerja untuk mengenalkan kreativitas ke dalam kelas. 64 persen guru berusia di bawah 35 tahun sangat percaya pada teknologi baru. Fakta tersebut jauh berbeda dengan 44 persen guru yang berusia 55 tahun ke atas.

Status Kontroversial, Efektif Tambah Pengikut di Twitter

Jakarta: Ingin menambah jumlah pengikut di akun Twitter Anda? 

Mudah saja, tulis saja status-status yang bernada negatif. Cara itu terbukti jitu secara ilmiah menurut para peneliti di Georgia Institute of Technology.

Para peneliti itu menghasilkan sebuah studi akademik yang memberi tahu pengguna Twitter apa yang harus mereka lakukan untuk mendapatkan lebih banyak pengikut. 

Para peneliti mempelajari data dari lebih dari 500 pengguna Twitterselama 15 bulan.

Setelah mempelajari lebih dari setengah juta tweets, disimpulkan bahwa mengungkapkan sentimen negatif dalam tweet adalah faktor yang paling mudah untuk menumbuhkan audiens di Twitter.

Dengan kata lain, jika Anda ingin punya lebih banyak pengikut, cobalah untuk tidak mengatakan hal-hal yang berarti. 

Buktinya, komedian Frankie Boyle kini memiliki hampir 1,3 juta pengikut berkat kicauan-kicauannya yang kontroversial.

Selama studi, para peneliti mencatat peningkatan jumlah pengikut para pengguna dan menganalisis hubungan antara ukuran peningkatan dan isi tweets. 

Hewlett-Packard Fokus pada Pasar Komputer Tablet

Hewlett-Packard (HP) menggeser fokus bisnisnya dari industri komputer ke komputer tablet. Perubahan arah bisnis itu tecermin lewat komputer tablet HP Slate 7 yang baru saja dirilis.

"Kami beralih dari komputer ke komputer tablet. Pasar beralih sangat cepat ke komputer tablet dan ponsel pintar (smartphone) sehingga kami harus mengelola perubahan tersebut," kata Chief Executive Officer HP Meg Whitman.

Menurutnya, HP pernah mencoba masuk ke bisnis komputer tablet lewat produk bernama Touchpad. Namun, model tersebut tidak sukses di pasar. Harga yang ditawarkan saat itu sekitar Rp5 juta, hampir sama dengan harga komputer tablet yang dipasarkan Apple dan Samsung. 

Berdasarkan pengalaman tersebut, HP menilai orang sepertinya lebih menyukai komputer tablet dengan harga terjangkau. Akhirnya, produsen komputer itu memutuskan untuk meluncurkan perangkat dengan harga yang lebih ekonomis. Dibandingkan Kindle Fire dari Amazon, HP Slate 7 dipasarkan dengan harga sekitar Rp100 ribu lebih murah, yaitu Rp169 ribu. 

Meski begitu, HP tidak hanya akan meluncurkan komputer tablet murah. Peluang untuk memproduksi komputer tablet untuk segmen menengah atas juga ada. 

Sony Kuasai Saham Olympus

Written By C. SUkandi on Selasa, 26 Februari 2013 | 08.19

Jakarta - Olympus Jepang telah mengkonfirmasi bahwa Sony Corporation kini menjadi pemegang saham utama perusahaan mereka. Mereka mengumumkan Sony menguasai hampir 35 juta lembar saham.

Adapun, saham yang dimiliki Sony itu memberi mereka hak voting sebesar 11,46%, demikian seperti dikutip dari AmateurPhotographer, Senin (25/2/2013).

Berbicara pada bulan September 2012 lalu, Presiden Olympus Hiroyuki Sasa mengatakan bahwa persetujuan yang terjalin antar kedua perusahaan akan memberikan Olympus sinergi bisnis yang lebih besar dalam bisnis penting mereka di biang medical dan imaging.

Kala itu ia juga menambahkan, "Dalam ranah kamera digital, kami mencari kolaborasi yang pas untuk meningkatkan daya saing kedua perusahaan".

Situs Imaging-Resource pernah menurunkan laporan bahwa salah satu keuntungan yang didapat oleh kamera Olympus adalah sensor. 

Sony, seperti diketahui sudah menjadi pemimpin dalam hal imaging sensor, sehingga tidak tertutup kemungkinan akan lebih banyak lagi kamera dari Olympus yang dijejali sensor handal besutan Sony tersebut.

Adu Buas 4 Ponsel Android Quadcore

Jakarta - Beberapa bulan terakhir ini cukup banyak ponsel Android quadcore yang beredar di Tanah Air. Nah, dalam komparasi berikut detikINET coba mengulas 4 di antaranya yang cukup populer di pasaran. 

Dimulai dari Samsung Galaxy S III. Perangkat ini memang sudah tergolong lawas, namun ini masih merupakan smartphone flagship Samsung hingga saat ini dan masih terus diburu para pengguna ponsel pintar. Buktinya, sejak diperkenalkan Mei 2012 lalu hingga kini produk tersebut telah terjual lebih dari 40 juta unit.

Kemudian kandidat kedua jatuh pada HTC One X+. Memang, meski sudah ada HTC One dan Butterfly, tapi kedua ponsel ayar itu masih belum secara resmi dijual di Indonesia. Jadi detikINET menjatuhkan pilihan pada One X+ sebagai wakil dari HTC.

Tak ketinggalan juga detikINET membawa Nexus 4. Ini termasuk salah satu smartphone yang paling diburu di Indonesia. Selain dibanderol dengan harga fantastis, produk ini adalah 'anak emas' Google yang akan selalu mendapatkan update terbaru soal Android paling cepat.

Kemudian ada LG Optimus G, pendatang baru yang punya segudang kelebihan dibanding ponsel quadcore lainnya. Melalui gebrakan ini, LG berharap bisa menyusul kesuksesan saudara setanah airnya, Samsung, di industri ponsel cerdas di Indonesia.

Seperti apa ketangguhan keempatnya?

Translate

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. . - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger