Latest Post

KUMPULAN BEBERAPA HADITS SHAHIH (1)

Written By C. SUkandi on Jumat, 01 Maret 2013 | 00.03


Dari Kitab Bukhari dan Muslim

  1. Dari Abi Abdurrahman Abdillah bin Umar bin Khattab ra. berkata: Aku telah mendengar Rasulullah saw bersabda: "Bangunan Islam itu atas lima perkara Mengakui bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad itu Utusan Allah, Mendirikan Shalat, Mengeluarkan Zakat, Mengerjakan Haji ke Baitullah dan Puasa bulan Ramadhan."
    (Bukhari - Muslim)
  2. Dari Abi Hamzah Anas bin Malik ra. pelayan Rasulullah saw dari Nabi saw telah berkata: "Tidak sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri."
    (Bukhari - Muslim)
  3. Dari Ibni Mas'ud ra. telah berkata: Telah bersabda Rasulullah saw: "Tidak halal darah seorang muslim kecuali disebabkan salah satu dari tiga perkara: Duda/janda yang berzina, Pembunuhan dibalas bunuh, Orang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jama'ah (murtad)."
    (Bukhari - Muslim)
  4. Dari Abu Musa (Abdullah) bin Qais al-asy'ary r.a. berkata: Rasulullah saw ditanya mengenai orang-orang yang berperang karena keberanian, karena kebangsaan atau karena kedudukan manakah diantara semua itu yang disebut fisabilillah? Rasulullah saw menjawab, "Siapa yang berperang semata-mata untuk menegakkan kalimatullah (agama Allah) maka itulah fisabilillah."
    (Bukhari - Muslim)
  5. Dari Abu Bakrah (Nufa'i) bin al Harits ats Tsaqafy berkata: Rasulullah saw bersabda, "Apabila dua orang Muslim berhadapan dengan pedang masing-masing maka pembunuh dan terbunuh keduanya sama-sama masuk neraka. Abu Bakrah bertanya, "Ya Rasulullah, yang membunuh jelas masuk neraka tetapi mengapa yang terbunuh juga demikian? Rasulullah saw menjawab, "Karena ia juga memiliki niat sungguh-sungguh akan membunuh lawannya."
    (Bukhari - Muslim)
  6. Dari Anas bin Malik r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hamba-Nya melebihi kesenangan seorang yang menemukan kembali tiba-tiba untanya yang telah hilang daripadanya di tengah hutan."
    (Bukhari - Muslim)
  7. Dari Abu Said dan Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Tiadalah seorang Muslim itu menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan (kerisauan hati) hingga tertusuk duri melainkan semua itu akan menjadi penebus kesalahan-kesalahannya."
    (Bukhari - Muslim)
  8. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah bersabda, "Bukanlah orang yang kuat itu yang dapat membanting lawannya, kekuatan seseorang itu bukan diukur dengan kekuatan tetapi yang disebut orang kuat adalah orang yang dapat menahan hawa nafsunya pada waktu marah."
    (Bukhari - Muslim)
  9. Dari Abu Khalid (Hakim) bin hizam r.a. berkata, Rasulullah saw bersabda , Penjual dan pembeli keduanya bebas belum terikat selagi mereka belum berpisah maka jika benar dan jelas keduanya, diberkahi jual beli itu tetapi jika menyembunyikan dan berdusta maka terhapus berkah jual beli itu."
    (Bukhari - Muslim)
  10. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Seseorang datang kepada Rasulullah saw lalu bertanya, "Ya Rasulullah, sedekah manakah yang lebih besar pahalanya? Rasulullah saw menjawab, "Bersedekah dalam keadaan sehat sedang engkau amat sayang kepada harta tersebut, takut miskin dan mengharapkan kekayaan. Oleh sebab itu jangan menunda-nunda sehingga apabila ruh (nyawa) sudah sampai di tenggorokan (hampir mati) lalu engkau berwasiat untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian."
    (Bukhari - Muslim)
  11. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Neraka tertutup oleh berbagai syahwat dan hawa nafsu sedangkan surga tertutup oleh berbagai kesukaran dan keberatan."
    (Bukhari - Muslim)
  12. Dari Anas r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Yang mengikuti mayyit ada tiga keluarga, kekayaan dan amalnya maka yang dua kembali yaitu keluarga dan kekayaannya dan tetap tinggal padanya yang satu yaitu amal perbuatannya."
    (Bukhari - Muslim)
  13. Dari 'Aisyah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi."
    (Bukhari - Muslim)
  14. Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Seorang Muslim adalah yang dapat selamat sekalian orang Muslim dari gangguan lidah dan tangannya. Seorang Muhajir adalah orang yang meninggalkan semua larangan Allah."
    (Bukhari - Muslim)
  15. Dari Usamah bin Zaid r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Aku berdiri di muka pintu surga tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk surga adalah orang-orang fakir miskin sedangkan orang-orang kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaanya dan orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang perempuan."
    (Bukhari - Muslim)
  16. Dari Anas r.a. berkata: Seorang Arab bertanya kepada Rasulullah saw, "Bilakah hari kiamat?" Rasulullah saw menjawab, "Apakah bekalmu untuk menghadapinya?" Ia menjawabnya cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka Rasulullah saw bersabda, "Engkau akan berkumpul dengan orang yang engkau cintai."
    (Bukhari - Muslim)
  17. Dari Abdullah bin Mas'ud ra meriwayatkan bahwa ia bertanya kepada Rasulullah saw tentang perbuatan apa yang paling disukai Allah Ta'ala. Rasulullah menjawab, "Menjalankan shalat pada waktu yang ditetapkan." Saya bertanya, "Dan sesudah itu?" Beliau menjawab, "Berbuat baik kepada orang tua." Saya bertanya, "Dan sesudah itu?" Beliau menjawab, "Berjihad di jalan Allah."
    (Bukhari)
  18. Dari Umar ra. dan Aisyah ra. menceritakan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Jibril selalu memperingatkanku tentang hak-hak tetangga  sehingga aku cenderung percaya bahwa ia bisa-bisa akan memberi mereka bahkan hak-hak warisan
    (Bukhari)
  19. Dari Abu Bakar ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tidak usahkan aku menceritakan tentang dosa terburuk?" Kami berkata, "Katakanlah, ya Rasulullah!" Rasulullah saw bersabda, "Menyekutukan seseorang dengan Allah dan tidak patuh terhadap orang tua." Rasulullah saw sedang bersandar kemudian duduk tegak seraya bersabda, "Hati-hatilah dari berkata dusta." Beliau terus mengulang-ulangi perkataan beliau itu sehingga kami memohon agar berkenan menghentikannya.
    (Bukhari)
  20. Dari 'Aisyah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Bakal ada tentara yang menyerang Ka'bah tetapi ketika mereka sampai di suatu lapangan tiba-tiba mereka semua dibinasakan dari yang pertama hingga yang terakhir." 'Aisyah r.a. bertanya, "Ya Rasulullah, kenapa mereka semua dibinasakan padahal diantara mereka ada yang di pasar dan tidak ikut menyerang?" Rasulullah saw menjawab, "Dibinasakan semua kemudian akan dibangkitkan menurut niat masing-masing."
    (Bukhari - Muslim)
  21. Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Aku bermimpi seolah-olah aku bersiwak (menggoosok gigi). Tiba-tiba datang kepadaku dua orang maka aku berikan siwak itu kepada yang kecil tetapi aku ditegur, "Dahulukan yang besar maka aku berikan kepada yang besar."
    (Bukhari - Muslim)
  22. Dari Musa al-Asy'ari r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Seseorang itu akan berkumpul bersama orang yang dikasihinya."
    (Bukhari - Muslim)
  23. Dari Sa'ad bin Abi Waqqash r.a. berkata: Rasulullah saw menengokku pada haji wada' dari cekaman suatu penyakit yang hampir saja  merenggut nyawaku lalu aku berkata, "Ya Rasulullah, sebagaimana engkau lihat, penyakitku ini cukup berat sedangkan aku adalah orang yang berharta dan tidak ada ahli warisku kecuali seorang anak perempuanku. Bolehkah aku bersedekah dengan dua pertiga dari hartaku?" Rasulullah saw menjawab, "Jangan" Aku berkata, "Bagaimana kalau separuhnya?" Rasulullah menjawab, "Jangan, sepertiga saja dan sepertiga pun sudah cukup banyak. Sesungguhnya jika eangkau tinggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya raya adalah lebih baik daripada engkau tinggalkan mereka dalam keadaan kekurangan meminta-minta kepada manusia. Dan tidaklah engkau mengeluarkan suatu pembelanjaan dengan menuntut keridhaan Allah melainkan engkau akan diberi pahala karenanya hingga sesuap makanan yang engkau suapkan ke mulut istrimu." Aku berkata, "Ya Rasulullah, apakah aku ditinggalkan (di Makkah) sesudah kawan-kawanku (berhijrah)?" Rasulullah saw menjawab, "Sesungguhnya engkau tidak ditinggal lalu engkau beramal dengan suatu amal yang ditujukan untuk mencari keridhaan Allah melainkan dengannya engkau akan bertambah derajat dan pangkatmu. Barangkali engkau tertinggal ini akan mendatangkan manfaat bagi orang banyak dan mendatangkan kerugian bagi lainnya." Kemudian Rasulullah saw berdo'a, "Ya Allah teruskanlah bagi sahabat-sahabatku hijrah mereka dan jangan Engkau kembalikan mereka ke belakang (ke Mekkah)." Tetapi yang kecewa adalah Sa'ad bin Khaulah yang dikasihi oleh Rasulullah sawkarena ia meninggal dunia di Makkah.
    (Bukhari - Muslim)
  24. Dari Abu Sa'id (Sa'ad bin Malik bin Sinan) al-Khudry berkata: Rasulullah saw bersabda, "Pernah terjadi pada umat terdahulu seseorang yang telah membunuh sembilan puluh sembilan jiwa kemudian ingin bertaubat maka ia pun mencari seorang alim lalu ditunjukkan kepadanya seorang pendeta maka ia pun bertanya, "Sesungguhnya saya telah membunuh sembilan puluh sembilan jiwa apakah ada jalan bagiku untuk bertaubat?" Jawab pendeta, "Tidak ada" Seketika pendeta itupun dibunuhnya sehingga genaplah seratus orang yang telah dibunuhnya. Kemudian ia mencari orang alim lainnya dan ketika telah ditunjukkan iapun menerangkan bahwa ia telah membunuh seratus orang apakah ada jalan untuk bertaubat? Jawab si alim, "Ya, ada dan siapakah yang dapat menghalangimu untuk bertaubat? Pergilah ke dusun itu karena di sana banyak orang-orang yang taat kepada Allah. Maka berbuatlah sebagaimana perbuatan mereka dan jangan kembali ke negerimu ini karena negerimu ini adalah tempat penjahat." Maka pergilah orang itu tetapi di tengah perjalanan mendadak ia mati. Maka bertengkarlah Malaikat rahmat dengan Malaikat siksa. Malaikat rahmat berkata, "Ia telah berjalan untuk bertaubat kepada Allah dengan sepenuh hatinya." Malaikat siksa berkata, "Ia belum pernah berbuat kebaikan sama sekali." Maka datanglah seorang Malaikat berupa manusia yang menjadi juru penengah (hakim) di antara mereka. Ia berkata, "Ukur saja jarak antara dusun yang ditinggalkan dan yang dituju maka kemana ia lebih dekat, masukkanlah ia kepada golongan orang sana. Maka diukurlah kedua jarak itu dan ternyata lebih dekat kepada dusun orang-orang baik yang dituju, kira-kira terpaut sejengkal. Maka dipeganglah ruhnya oleh Malaikat rahmat."
    (Bukhari - Muslim)
  25. Dari Utsman bin Affan ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: "Tidak seseorang memasuki waktu shalat wajib kemudian ia berwudhu' dan shalat dengan khusyu' dan memelihara ruku'nya, melainkan akan terhapus dosa-dosanya yang telah lalu selama tidak melakukan dosa besar, hal itu berlaku sepanjang masa."
    (Muslim)
  26. Dari Imran bin Hushain ra., Rasulullah saw bersabda: "Ada 70.000 orang dari umatku yang masuk surga tanpa hisab." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka, ya Rasulullah?" Rasulullah saw bersabda, "Mereka adalah orang yang tidak beristirqa' (meminta pengobatan dengan cara jampi-jampi) tidak bertathayyur (menggantungkan nasib kepada terbangnya burung), tidak melakukan pengobatan dengan cara membakar bagian yang sakit dengan besi panas membara dan orang-orang yang bertawakkal kepada Rabb mereka."
    (Muslim)
  27. Dari Abdillah bin Mas'ud ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Orang yang mempunyai sifat sombong sedikit saja di dalam hatinya tidak akan masuk surga." Seseorang berkata, "Bagaimana halnya ihwal seseorang yang mempunyai pakaian-pakaian yang indah dan sepatu-sepatu yang indah?" Rasulullah saw bersabda, "Allah itu indah dan Allah menyukai keindahan (Seseorang tidak disebut sombong jika ia mempercantik dirinya). Kesombongan terletak pada penolakan terhadap kebenaran danmemandang orang lain rendah."
    (Muslim)
  28. Dari Abu Hurairah (Abdurrahman bin Shaher) r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Shalat berjama'ah pahalanya melebihi shalat sendirian baik di tempat pekerjaan atau di rumah, dua puluh lima derajat. Yang demikian itu karena jika seseorang telah menyempurnakan wudhu kemudian pergi ke masjid tanpa tujuan lain selain shalat maka tidak bertindak selangkah melainkan diangkat sederajat dan dihapuskan daripadanya satu dosa hingga masuk ke masjid. Apabila telah berada di dalam masjid maka ia dianggap mengerjakan shalat selama ia masih menantikan shalat (selama bertahan karena menunggu shalat) dan Malaikat memohonkan rahmat atau mendoakan seseorang selama ia dalam majelis shalatnya. Malaikat berdoa, Ya Allah, kasihanilah dia; ya Allah, ampunilah dia; ya Allah, maafkanlah dia. Demikian itu selama ia tidak mengganggu dan belum berhadats di tempat itu."
    (Bukhari - Muslim)
  29. Dari Abdullah bin Abbas r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Allah mencatat segala hasanat (kebaikan) dan sayyiat (kejahatan) kemudian menjelaskan keduanya maka barangsiapa yang berniat akan melakukan kebaikan lalu dikerjakannya maka akan dicatat untuknya sepuluh hasanat mungkin ditambah hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih dari itu.Dan apabila ia berniat akan melakukan sayyiat (kejahatan) lalu tidak dikerjakannya maka Allah mencatat baginya satu hasanat dan jika niat itu dilaksanakannya maka ditulis baginya satu sayyiat."
    (Bukhari - Muslim)
  30. Dari Abi Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Lazimnya, seseorang mengawini seorang wanita karena empat alasan: karena kekayaannya; karena martabat keluarganya; karena kecantikannya dan karena kesalehannya. Lebih baik pilihlah ia karena kesalehannya. Semoga engkau tetap rendah hati."
    (Bukhari)
  31. Dari Adiyyi bin Hatim ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma."
    (Bukhari)
  32. Dari Abi Hurairah ra. menceritakan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Saya bersaksi dengan nama Allah, ia bukan orang yang beriman. Saya bersaksi dengan nama Allah, ia bukan orang yang beriman.
  33. Dari Abi Hurairah ra. menceritakan bahwa Rasulullah saw bersabda,"Malanglah ia, malanglah ia, malanglah ia. Seorang yang hidup cukup lama menyaksikan hari tua ibu-bapaknya, tetapi gagal memperoleh surga (dengan jalan mengkhidmati mereka)."
    (Muslim)
  34. Dari Abi Sa'id Al-Khudri ra. telah berkata: Aku telah dengar Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa diantaramu melihat kemungkaran hendaklahia merobahnya dengan tangannya, jika ia tak sanggup maka dengan lidahnya dan jika tak sanggup maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman."
    (Muslim)
  35. Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa berbuat zhalim kepada saudaranya yang seiman dari hartanya atau sebagian dari itu, maka henndaklah ia menyelesaikannya pada hari ini (di dunia) sebelum datang hari dimana dinar dan dirham tidak memberi manfaat apa-apa.Bila ia mempunyai amal shaleh maka amal tersebut diberikan kepada saudaranya yang dizhaliminya. Namun jika ia tidak memiliki amal shaleh maka dosa yang dizhaliminya, ditimpakan kepadanya."
    (Bukhari - Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud)
  36. Dari Sahl bin Sa'ad ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini (beliau mengisyaratkan kedua jari telunjuknya danjari tengah sambil membuka keduanya)
    (Bukhari, Abu Daud dan Tirmidzi)
  37. Dari Nu'man bin Basyir ra bahwa Rasulullah saw bersabda: "Adzab neraka yang paling ringan pada hari kiamat ialah seorang laki-laki diletakkan diujung kedua tongkaknya dua bara api dengan panas yang menjadikan otaknya mendidih, dimana ia tidak melihat ada orang lain yang mendapat adzab lebih berat darinya, padahal itu adzab neraka yang paling ringan."
    (Muttafaq 'Alaih)
  38. Dari Abdullah bin Umar r.a. berkata: Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda, "Terjadi di masa dahulu sebelum kamu, tiga orang berjalan-jalan hingga terpaksa bermalam di dalam gua. Tiba-tiba ketika mereka sedang berada di dalam gua itu, ada sebuah batu besar yang jatuh dari atas bukit dan menutup pintu gua itu sehingga mereka tidak dapat keluar. Maka berkatalah mereka, "Sungguh tidakada yang dapat menyelamatkan kita dari bahaya ini, kecuali jika kalian bertawassul kepada Allah dengan amal-amal shalehyang pernah kalian lakukan dahulu." Maka seorang dari mereka berdoa, "Ya Allah, dahulu saya mempunyaiayah dan ibu dan sudah menjadi kebiasaanku tidak memberi minuman susu kepada seorangpun sebelum keduanya (ayah dan ibu), baik kepada keluargaku atau kepada hamba sahaya. Maka pada suatu hari saya agak jauh menggembala ternak sehingga saya terlambat tidak kembali kepada keduanya hingga malam hari dan ketika itu ayah bundaku telah tidur. Maka saya terus memerah susu untuk keduanya dan saya segan untuk membangunkan keduanya tetapi saya pun tidak akan memberikan minuman itu kepada siapapun sebelum ayah bundaku. Maka saya tunggu keduanya hingga terbit fajar lalu bangunlah keduanya dan minum susu yang saya perahkan itu. Padahal malam itu anak-anakku juga menangis meminta susu itu di dekat kakiku. Ya Allah, jika saya lakukan itu benar-benar karena mengharapkan keridhaan-Mu maka lepaskanlah kami dari kesulitan ini. Maka bergeserlah batu itu sedikit hanya saja mereka belum dapat keluar dari gua tersebut. Lalu orang yang kedua berdoa, "Ya Allah, dahulu saya pernah jatuh cinta pada anak gadis pamanku. Karena cinta kasihku saya selalu merayu dan ingin berzina dengannya tetapi ia selalu menolak hingga terjadilah pada suatu saat ia menderita kelaparan dan datang minta bantuan kepadaku. Maka saya berikan padanya uang seratus dua puluh dinar dengan janji bahwa ia akan menyerahkan kegadisannya kepadaku malam harinya. Kemudian ketika saya telah berada di antara kedua kakinya tiba-tiba ia berkata, "Takutlah kepada Allah dan jangan engkau pecahkan tutup kecuali dengan cara yang halal. Maka saya segera bangun daripadanya padahal saya masih menginginkannya dan saya tinggalkan dinar emas yang telah saya berikan kepadanya itu. Ya Allah, bila saya berbuat itu semata-mata karenamengharapkan keridhaan-Mu maka hindarkanlah kami dari kemalangan ini." Maka bergeserlah batu itu sedikit tetapi mereka belum juga dapat keluar daripadanya. Lalu berdoalah orang yang ketiga, "Ya Allah, saya dahulu menjadi majikan yang mempunyai banyak buruh dan pegawai. Pada suatu hari ketika saya membayar upah buruh-buruh itu, tiba-tiba ada seorang dari mereka yang tidak sabar menunggu lalu segera pergi dan meninggalkan upahnya terus pulang ke rumahnya dan tidak kembali. Maka saya perniagakan upah itu hingga bertambah dan berbuah menjadi harta kekayaan yang banyak. Kemudian setelah berselang waktu cukup lama, buruh itu datang kembali dan berkata, "Hai hamba Allah berikan kepadaku upahku yang dahulu itu."Aku menjawab, "Semua kekayaan di depanmu yang berupa unta, lembu, kambing dan budak penggembalanya itu adalah upahmu." Orang itu berkata, "Hai hamba Allah, janganlah engkau mengolok-olokkan aku." Aku menjawab, "Aku tidak mengolok-olokkan kamu." Maka diambilnya semua yang saya sebutkan itu dan tidak ditinggalkan seekor pun daripadanya. "Ya Allah, jika saya berbuat itu karena mengharapkan keridhaan-Mu maka bebaskanlah kami dari kesempitan ini." Tiba-tiba batu itupun bergeser lagi sehingga mereka dapat keluar dengan selamat."
    (Bukhari - Muslim)
  39. Dari Atha' bin Abi Rabah berkata: Ibnu 'Abbas r.a. berkata, "Sukakah saya tunjukkan kepadamu seorang wanita ahli syurga?" Saya menjawab, "Baiklah." Berkata Ibnu 'Abbas, "Itulah wanita yang hitam." Pada suatu hari ia datang kepada Rasulullah saw dan berkata, "Ya Rasulullah, saya berpenyakit ayan hingga terbuka aurat maka doakan kepada Allah untuk kesembuhanku." Rasulullah saw menjawab, "Jika engkau sabar engkau akan mendapat surga dan jika engkau tetap meminta aku, aku doakan, akupun tidak keberatan." Wanita itu menjawab, "Saya akan sabar tetapi doakan supaya tidak sampai terbuka aurat saya."
    (Bukhari - Muslim)
  40. Dari Abdullah bin 'Abbas dan Anas bin Malik r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Andaikan seorang anak Adam (manusia) mempunyai satu lembah dari emas pasti ia ingin mempunyai dua lembah dan tidak ada yang dapat menutup mulutnya (menghentikan kerakusannya kepada dunia) kecuali tanah (maut). Dan Allah berkenan memberi taubat kepada siapa yang bertaubat."
    (Bukhari - Muslim)
  41. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Allah tertawa melihat dua orang yang telah bunuh membunuh dan keduanya masuk surga. Seorang pejuang berjuang di jalan Allah (Fisabilillah) lalu terbunuh kemudian yang membunuh masuk Islam dan ikut berjihad Fisabilillah sehingga mati syahid terbunh pula."
    (Bukhari - Muslim)
  42. Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Hak kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya ada lima. Pertama menjawab salam. Kedua menjenguk yang sakit. Ketiga mengantar jenazah. Keempat memenuhi undangan. Kelima mendo'akan orang yang bersin."
    (Muttafaq 'Alaih)
  43. Dari Sahl bin Hanif bahwa Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa meminta mati syahid kepada Allah dengan jujur, pasti akan Allah sampaikan ia ke tingkat para syuhada sekalipun mati di atas tempat tidur."
    (Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah)
  44. Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Setiap anggota badan manusia wajib atasnya sedekah, setiap hari bila terbit matahari engkau damaikan antara dua orang yang berselisih, itu adalah sedekah dan menolong orang berkenaan dengan kendaraannya, engkau mengangkatnya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya, itu adalah sedekah dan setiap langkah untuk shalat adalah sedekah. Dan menyingkirkan sesuatu rintangan dari jalan adalah sedekah."
    (Bukhari - Muslim)
  45. Dari Abdillah bin 'Amr bin Al-'Ash ra. bahwa Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang memiliki empat sifat maka ia munafik murni dan barangsiapa memiliki satu darinya, berarti ia mempunyai satu sifat munafik, yaitu jika diberi amanat ia berkhianat, bila bicara ia dusta, jika berjanji ia mengingkari dan jika bersengketa ia membongkar rahasia terdahulu."
    (Bukhari - Muslim)
  46. Dari Utsman bin Affan ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: "Orang yang terbaik dari antaramu ialah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya kepada orang lain."
    (Bukhari)
  47. Dari Anas r.a. berkata, Nabi saw masuk masjid tiba-tiba beliau menemukan tali yang terulur di antara dua tiang. Nabi saw bertanya, "Tali apakah ini?" Jawab orang banyak, "Tali kepunyaan Zainab kalau ia merasa capai berdiri shalat, ia berpegangan dengannya." Maka Nabi saw bersabda, "Lepaskan tali itu. Hendaklah shalat dilakukan dalam keadaan tangkas, cekatan dan apabila letih (mengantuk) hendaklah tidur."
    (Bukhari - Muslim)
  48. Dari 'Aisyah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Jika mengantuk salah seorang dari kamu dalam mengerjakan shalat hendaklah ia tidur sehingga hilang rasa kantuknya. Sesungguhnya jika seseorang mengerjakan shalat dengan mengantuk, jangan-jangan ia akan membaca istighfar lalu mengigau mengumpat dirinya sendiri."
    (Bukhari - Muslim)
  49. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw bersabda, "Biarkanlah selama aku membiarkan kamu dalam kebebasanmu. Maka sesungguhnya penyebab kebinasaan umat terdahulu sebelummu adalah karena mereka banyak bertanya dan menyalahi Nabi-nabi mereka. Maka apabila aku mencegahmu dari sesuatu perkara, tinggalkanlah perkara itu dan jika aku perintahkan sesuatu perkara, kerjakanlah sekuat tenagamu."
    (Bukhari - Muslim)
  50. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Semua umatku selamat kecuali orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa (mujaharah). Dan termasuk mujaharah adalah orang yang berbuat di waktu malam yang gelap kemudian pagi harinya diceritakan pada orang lain padahal semalaman itu Allah menutupinya sedangkan pagi harinya ia membuka sendiri apa yang ditutupi oleh Allah."
    (Bukhari - Muslim)

Bagaimana Cara Terbaik Menenangkan Hati Yang Sedang Kecewa

Written By C. SUkandi on Kamis, 28 Februari 2013 | 23.54


Hati sedang kecewa dan terluka? Hati sedang sangat lemah? Tidak tenang?
Didalam dunia ini, tiada siapa yang mahu merasa kecewa dan terluka. Apatah lagi menjadi lemah akibat daripada permainan perasaan ini. Merasa lemah dan tidak tenang sehinggakan air mata ingin sekali untuk menitis setiap waktu. Cinta itu ada pasang surutnya. Setiap pertemuan pasti bertemu perpisahan.
Namun bukan semua masalah kekecewaan berlaku kerana percintaan & masalah jodoh. Ada juga yang kecewa mungkin kerana perkara lain. Boleh jadi akibat terluka dengan tindakan ibu bapa. Malah, mungkin juga berkecil hati dengan sikap anak – anak kita. Pendek kata banyak perkara yang membuatkan hati kita menjadi remuk rendam dan membuatkan kita merasa lemah.
Menenangkan hati
Kita ingin mengelak daripada kelihatan lemah. kita berpura – pura kuat. Kita tersenyum, tetapi dalam hati siapa yang tahu betapa peritnya hati kita. Sampai bila kita harus berpura – pura? Ingatlah, kita semua adalah manusia. Manusia yang dikurniakan hati dan perasaan. Ada perasaan lemah & duka.
Mungkin disaat anda sedang membaca artikel ini, anda sedang merasa lemah dan kecewa. Hati anda merasa tidak tenang. Mungkin sahaja anda terjumpa artikel ini dari link FB ataupun tergoggle entri ini secara tidak sengaja.
Bismillah, izinkan saya berkongsi beberapa cara untuk menguatkan dan menenangkan kembali hati yang sedang lemah. Insyaallah, saya juga hamba Allah yang pernah mengalami situasi ini, semoga beberapa petua yang dikongsikan ini dapat memberi membantu anda juga.
1. Membaca Surah Yassin
Mungkin selama ini kita kurang membaca Al – Quran atau jarang sangat membuka kitab suci ini. Mungkin ini salah satu sebab kita mudah untuk terganggu dan merasa tidak tenang. Oleh itu marilah kita kembali menghidupkan amalan ini. Semasa saya sedang mengalami “keserabutan” dulu, saya mengamalkan membaca surah Yassin setiap kali selesai solat. Alhamdulillah, setiap kali usai membaca Yassin, saya akan merasa tenang. Memang surah ini mempunyai aura yang mampu menenangkan hati. Setelah itu, boleh beransur menambah bacaan dengan membaca surah – surah yang lain. Sangatt menenangkan hati
Bagaimana jika sedang haid? Dengarlah bacaan surah ini melalui mp3, etc..
2. Solat Sunat Tahajjud
Bangunlah melakukan solat malam iaitu solat sunat Tahajjud. Tujuan solat Tahajjud adalah untuk menguatkan jiwa dan mendapatkan ketenangan dalam menghadapi dugaan hidup. Amalan ini adalah antara amalan yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah dan para sahabat.
Usolli Sunnatal Tahajjud Rak’ataini Lilaahi Ta’ala, Allahu Akbar.
” Sahaja aku Solat Sunat Tahajjud dua rakaat kerana Allah Ta’ala “
Pada rakaat pertama bacalah Al-Fatihah Selepas itu surah Al-Kafirun & Rakaat kedua bacalah Al-Fatihah, selepas itu surah Al-Ikhlas. Solat Tahajjud dilakukan tiada had rakaatnya, mengikut kesanggupan dan kemampuan, dengan setiap dua rakaat satu salam. Jika dirasakan berat memadailah sekadar dua rakaat.
Selepas itu berdoalah. Berdoalah apa sahaja. Adukan masalah kita direct kepada Allah. Mintalah ketenangan hati.
** tips supaya mudah nak bangun **
- Berwudhuk sebelum tidur
- Baca surah Al Mulk atleast 10 ayat (paling malas la tu..)
- Baca doa tido dan niat dalam hati “Ya Allah, aku memohon kepada Mu supaya bangunkan aku pada waktu paling afdhal untuk berdoa pada Mu“
- Kunci jam
3. Banyakkan Istigfar Dan Berzikir
  • La haula wala quwwata illa billah (Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)
  • Hasbunallaah wa ni’mal wakiil (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya Pelindung)
 - Harus diingat, zikir bukan sahaja di mulut tetapi harus sampai masuk ke hati.
4. Elakkan Mendengar Lagu Bertema Kekecewaan
Ini penting kepada mereka yang baru sahaja mengalami putus cinta / tunang, sila hindari dari suasana yang boleh membuatkan anda sebak. Elakkan mendengar lagu yang bertemakan putus cinta & kekecewaan. KIta ingin menenangkan hati, bukan ingin menyesakkan hati kan? Jangan menabur garam diatas luka kerana ianya pedih. Biarlah dahulu luka itu sembuh :)
5. Sentiasalah mengingati Allah
Ini yang paling penting sekali taw. Sentiasa mengingati Allah. Yakinlah dengan sepenuh hati bahawa Allah maha mengetahui dan sentiasa bersama kita walaupun apa pun. Apa yang membuat kita sedih, Allah lebih Maha Kuasa Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi kita. Yakinlah kesedihan dan rasa tidak tenang yang Allah beri itu adalah agar kita kembali mengingatiNYA. He loves you no matter what =)
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” ( QS Ar Ra’d : 28 )
“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” ( QS.At -Taubah : 40 )

Disukai Oleh Semua Orang. Perlukah?


Ingin Disukai Oleh Semua Orang

Jangan menyeksa diri sendiri dengan menetapkan matlamat yang tidak mungkin dicapai oleh sesiapa pun. Tiada manusia yang akan disukai oleh semua orang dan tiada orang yang selalu nampak sempurna di mata orang lain. Rasulullah sendiri misalnya bukan semua penduduk Mekah menyukainya (malah menentangnya) walaupun Baginda merupakan manusia yang terbaik.
Sebenarnya, kadang – kadang kita perlu juga untuk merasa kekurangan, kerana ia akan membuat kita selalu beringat dan  melatih minda kita untuk membimbing diri kita untuk menjaga kelemahan yang kita miliki. Sedikit demi sedikit, Insyaallah kita akan berjaya membina peribadi yang lebih baik dan positif seiring dengan pengalaman yang kita tempuhi.
Mulakan dengan menjaga penampilan diri, berjalan dengan penuh yakin, tersenyum pada semua orang yang kita temui, menyapa terlebih dahulu dan bertanya khabar mereka dengan penuh kasih sayang.
Jangan terlalu banyak berharap kepada orang lain, kerana setiap orang  masing – masing mempunyai kesibukan tersendiri. Oleh itu, jangan  berhadap untuk diberi tumpuan oleh orang lain. Jangan jadikan ini sebagai perkara utama kita. Cukuplah jika kita telah mendapat seorang sahabat yang baik terhadap kita.
Satu perkara yang harus kita ingat dan ditanam dalam kepala, sebenarnya tiada orang yang mengawasi kita. Kita tidak dituntut melakukan yang terbaik agar kita mendapat perhatian atau simpati dari orang lain. Be yourself.
Jika kita bercadang ingin membina ikatan kasih sayang dengan manusia – manusia lain, saya ada terbaca satu artikel yang menarik dari BroHamzah of Langit Ilahi, tentang 3 Ungkapan Keramat Pengikat Kasih Sayang. Menurut beliau, hati adalah tempat bertapaknya kasih sayang. Manusia yang memiliki kasih sayang akan merasai kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian. Saya sarankan anda membaca artikel tersebut
Terakhir, biarlah kita sekali sekala kita merasakan sedikit kesusahan dan merasakan sesuatu yang negatif semasa kita sedang dilanda musibah. Kerana memang pada hakikatnya tiada orang yang boleh terlepas dari perkara ini. Kita hanya boleh berserah kepadaNYA. Apa yang penting adalah kita jangan pernah memberikan kesempatan kepada musibah itu untuk bersemadi dalam diri kita.
Terimalah perkara – perkara yang positif dan jangan menuntut diri untuk mencapai perkara – perkara yang diluar kemampuan manusia. Dengan itu kita tidak menjatuhkan diri kita sendiri tanya disedari dan dengan menyayangi diri sendiri, sebenarnya kita telah membantu diri kita meningkat ke tahap yang lebih baik.


Kekufuran Khomeini terhadap perubahan Al-Quran


Khomeini mendoakan rahmat dan keampunan bagi orang yang telah murtad, pengikut agama Majusi, penulis buku Fashl al-khithab. Ia juga telah mengambil ilmu secara langsung dari bukunya Mustadrak al-Wasail dan berhujjah dengannya.

Perhatikan ucapan kekufuran yang sangat jelas dalam perkataan berikut ini, Khomeini ucapkan dalam salah satu bukunya berjudul Kasyf al-Asrar, "Sesungguhnya orang-orang yang tidak mempunyai hubungan keterikatan dengan Islam dan al-Qur'an kecuali kerana alasan kedudukan dan duniawi, di mana mereka menjadikan al-Quran sebagai cara untuk mencapai matlamat mereka yang rosak. Adalah hal yang sangat mungkin terjadi, mereka (sahabat-sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam-pent.) Mengubah kitab samawi (al-Quran) ini ketika nama imam disebutkan dalam al-Quran, atau mereka mengeluarkan ayat yang menyebutkan tentang imam itu dari al-Quran dan menyematkan aib ini dalam kehidupan kaum Muslimin. "(Lihat Kasyf al-Asrar, hal. 114, karya Ayatullah Khomeini).

Inilah imam Syiah Rafidhah yang mereka sanjung dan mereka yakini makshum telah menghina para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan menganggap para sahabat kemungkinan besar telah mengubah-ubah al-Quran al-Karim.

Khomeini telah mengingkari firman Allah Taala (ertinya), "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (Surah al-Hijr: 9).

Padahal ayat ini telah memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian al-Quran selama-lamanya.

Memilih Jenis Lampu Kilat

 Lampu kilat bukan hanya yang terpasang di kamera, tapi masih ada beberapa jenis lain yang populer untuk fotografi. Di sini, saya akan membahas beberapa di antaranya.

Yang pertama adalah lampu kilat built-in (yang terpasang di kamera), lampu kilat eksternal/speedlite dan monobloc/powerpack atau yang sering disebut juga lampu studio.

Lampu Kilat yang Terpasang di Kamera

Kesemuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Lampu kilat terpasang di kamera adalah yang paling praktis dan gratis, karena hampir semua kamera digital memilikinya. Untuk sekedar mengisi cahaya di daerah bayangan dari jarak dekat, lampu kilat ini cukup handal.

Namun, lampu kilat terpasang di kamera memiliki banyak keterbatasan, antara lain kekuatan dan jangkauannya pendek, menghabiskan daya baterai kamera lebih cepat, melambatkan kinerja kamera saat memotret berturut dan tidak bisa diarahkan. Karena itulah, sulit memperoleh hasil yang kreatif dan menarik dengan mengandalkan lampu kilat yang terpasang di kamera digital. 

Lampu Kilat Eskternal

Untuk mengatasi berbagai keterbatasan lampu kilat built-in, lampu kilat eksternal atau yang sering disebut flash atau speedlite dibuat. Lampu kilat ini menarik daya dari baterai, jadi tidak menguras daya baterai kamera, kekuatannya lebih tinggi, bisa diarahkan ke atas, ke samping, dan beberapa model bisa ke belakang.





(Speedlite)

Kelebihan lain yang penting adalah bisa dilepaskan. Dengan dipisahkan dari kamera, fotografer lebih bebas mengarahkan cahaya ke subjek. Aksesoris pembentuk cahaya (light modifiers) seperti softbox, payung, juga bisa digunakan untuk membuat sifat cahaya yang berbeda-beda. 

Salah satu kelemahan utama dari lampu kilat / speedlite adalah kekuatannya yang relatif terbatas dan kinerjanya yang lebih pelan karena membutuhkan waktu daur (recycling time) beberapa detik setiap pemotretan.

Kekuatan lampu flash yang relatif terbatas sebenarnya sudah bisa diakali dengan meningkatkan nilai ISO. Di masa sekarang, ISO 800 masih memberikan hasil yang lumayan bagus. Karena berukuran kecil, speedlite mudah dibawa-bawa, sehingga populer untuk yang sering motret di lokasi outdoor. Tapi bagi kaum perfeksionis, speedlite tidak begitu memuaskan.

Lampu Studio

Ada juga lampu kilat yang bertenaga lebih besar, yang sering disebut lampu studio, karena lampu-lampu jenis ini memang ukurannya besar dan biasanya ditempatkan di dalam ruang studio.

Lampu jenis ini terbagi dua, monobloc dan powerpack. Lampu monobloc bisa dipakai secara individu dan mendapatkan tenaga langsung dari stopkontak. Sedangkan yang powerpack, biasanya berukuran lebih kecil, dan mendapatkan daya dari baterai powerpack yang berbentuk seperti baterai aki.



(Monoblock)


Kekuatan, setting kepala lampu kilat akan diatur dari powerpacknya. Fotografer kelas atas yang membutuhkan kekuatan tinggi, berkecepatan tinggi untuk foto berturut-turut, seperti pemotretan fashion misalnya, akan cenderung memilih mengunakan sistem powerpack.





(Powerpack kit)

Selain itu, ada beberapa keunggulan lain, yaitu adanya lampu modeling, sehingga kita bisa dapat melihat simulasi jatuhnya cahaya dan bayangan. Ukuran dan kekuatan yang besar memungkinkan pemasangan light modifier berukuran sangat besar seperti softbox 80x100cm atau oktabox berdiameter 120cm. Tapi, yang kurang menyenangkan adalah harga sistem lampu studio relatif mahal dan merepotkan untuk dibawa kemana-mana.

Jadi, semua jenis lampu kilat punya kelebihan dan kekurangannya. Penting bagi kita untuk mengenal memanfaatkan kelebihan masing-masing sesuai dengan jenis fotografi yang dilakukan.

Sehat Mana, Mata Kanan Atau Kiri untuk Mengintip Viewfinder?

Sudah berapa lama anda menjadi 'bajak laut'? Dalam arti menutup mata kiri dan melihat viewfinder menggunakan mata kanan seperti ilustrasi di atas.

Ada banyak sekali yang bertanya di forum dan perdebatan tentang mata mana yang lebih baik digunakan untuk melihat di viewfinder, dan ada beberapa yang mengaitkannya dengan kesehatan mata. Mari kita bahas secara perlahan.


1. Melihat viewfinder mata kanan dan menutup/membuka mata kiri

Seperti ilustasi foto di atas, banyak juga fotografer menggunakan teknik mata kanan melihat viewfinder, baik yang professional ataupun amatir. Ada beberapa pertimbangan menggunakan teknik ini :

  • Saya pribadi merasa pegal setiap kali harus menarik otot untuk melakukan teknik ini, ok-lah untuk beberapa shot tidak masalah, tapi kalo sudah photo session lebih dari 2 jam, saya rasa butuh tukang pijit mata khusus hahaha. Saya sulit untuk tetap membuka mata kiri, butuh waktu 4-8 detik untuk bisa memfokuskan mata kanan saya di viewfinder, saya mencoba dan berlatih, tapi tetap belum bisa untuk membuka kedua mata
  • Fotografer wildlife dan sport biasanya menggunakan teknik ini tapi dengan 2 mata terbuka, kenapa? Karena mereka menggunakan mata kiri mereka yang terbuka untuk melihat situasi sekitar, tidak mau kehilangan moment ketika moment tiba mata kanan di viewfinder dikonsentrasikan dengan cepat untuk focus. Butuh jam terbang tinggi untuk melakukan ini.
  • Kekuatan tangan sedikit berkurang untuk menyangga kamera pada speed rendah jika menggunakan teknik ini, really? Bagaimana Anda mengukurnya? Perhatikan ilustrasi foto di bawah:

Kiri: Teknik mata kiri yang akan dibahas selanjutnya. Kanan: teknik mata kanan yang sedang dibahas

Jika anda perhatikan 2 posisi tangan teknik di atas sangat berbeda bukan? Jika menggunakan teknik mata kanan (yang sedang dibahas) terlihat kita harus mencondongkan bahu kiri untuk menopang kamera, segitiga tangan tidak pada centernya.

Sedangkan pada teknik mata kiri (dibahas selanjutnya) terlihat segitiga tangan sempurna di center, memberi kekuatan yang lebih baik untuk menopang.

Prinsip fisika ini juga diterapkan di bela diri, center adalah kekuatan, seperti contoh beladiri Aikido, menempatkan center pada pinggang untuk membalikkan kekuatan musuh yang besar. Begitu juga di fotografi.

2. Melihat mata kiri dan menutup/membuka mata kanan





Foto di atas menunjukkan teknik ini. Kedua mata tetap bisa dibuka, memberikan kenyamanan otot disekitar wajah. Teknik ini saya gunakan dan mungkin pandangan saya subjektif dan memilih teknik ini, kita akan lihat kesimpulan umum di akhir artikel ini. Mari kita bahas teknik foto mata kiri ini:

  • Jarak mata dan viewfinder menggunakan teknik ini tidak perlu terlalu dekat, batasannya adalah hidung dan kita masih bisa melihat lebih baik. Kalaupun anda berkacamata, teknik ini nyaman tanpa harus membenturkan kacamata kita.
  • Baik portrait ataupun landscape view, teknik ini tetap memberikan kenyamanan.
  • Soal kekuatan tangan seperti dibahas di teknik yang satunya, center segitiga tangan memberikan lebih. Please jangan komen soal tripod di ilustrasi foto.




Silakan dipertimbangkan kedua teknik di atas, yang manakah yang anda gunakan dan cocok. Mungkin terlalu berat sebelah jika menggunakan pengalaman saya, tetapi ini beberapa kesimpulan umum:

  1. Gunakan mata terbaik anda, dalam arti yang bisa focus lebih cepat dan anda nyaman. Kesehatan mata minus plus juga sangat berpengaruh.
  2. Tidak ada pengaruh ke hasil foto secara signifikan jika anda harus memilih dua teknik ini, intinya kan tetap satu, focus.
  3. Kedua teknik bisa digunakan pada model kamera yang berbeda. Ada beberapa tombol kamera yang terhalang hidung anda Jika menggunakan teknik mata kiri melihat viewfinder. Jadi pada dasarnya model kamera juga bisa mempengaruhi pilihan anda.
  4. Ada fotografer yang memilih menggunakan kedua teknik ini, loh kok bisa? Pada saat kapan? Pada saat portrait dan landscape, beberapa fotografer lebih nyaman menggunakan teknik mata kiri untuk portrait dan menggunakan teknik mata kanan untuk landscape (seperti foto sports dan wildlife).

Semoga sharing ini bermanfaat. Pilihan anda mau menjadi bajak laut atau tidak. Salam jepret.

5 Cara Kreatif Memotret dengan Bermain Foreground

Saat jalan-jalan, pasti sering berfoto dengan mencari-cari latar belakang (background) yang unik dan ikonik. Biasanya berupa gedung ataupun bangunan khas di kota itu. Tujuannya bisa bermacam-macam.

Namun secara fotografi, background tersebut dapat berfungsi sebagai penguat cerita bahkan salah satu unsur utama dalam sebuah foto. Misalkan saat pergi ke Singapura dan berfoto di depan patung singa Merlion, maka aktor utamanya tidak lain Anda dan patung singa.

Nah, selain background terdapat pula cara kreatif lain yang dapat memperkuat foto atau mempercantik foto jalan-jalan yakni foreground atau latar depan. 

Hanya saja teknik ini memang kurang begitu populer karena memang tidak semua foto perlu diberi foreground. Selain itu, kesulitan lain yakni pada tingkat eksekusi. Sebab tidak semua yang ditemui enak dijadikan foreground.

Pun demikian, foreground dapat menjadi solusi kreatif saat ide memotret sedang buntu. Alhasil, dengan menempatkan foreground dengan tepat, foto menjadi lebih dinamis dan atraktif. 

Tidak heran, foreground sudah menjadi hal yang jamak dilakukan dalam foto-foto traveling, jurnalis, portrait, hingga komersial dan pernikahan. Untuk mendapatkan foreground yang menarik dan unik ada beberapa langkah yang patut diperhatikan:

1. Biasanya membuat latar depan dilakukan karena alasan estetika. Artinya subjek utama akan terasa 'hambar' karena tidak ada background pendukung yang kuat. Atau di sekeliling subjek tidak ada hal-hal yang unik untuk dimainkan secara fotografi. Dengan membuat foreground, komposisi foto 'semakin padat' dan dinamis.

Karena itu, bila menemui subjek yang terasa 'datar' bila difoto, cobalah mencari sesuatu yang bisa dijadikanforeground supaya foto makin atraktif.



2. Tidak hanya soal estetika, foreground biasa dilakukan untuk memperkuat subjek utama. Misalkan subjek utama sedang menelpon, maka dapat memasukan orang lain yang sedang bermain gadget supaya ceritanya makin kuat.



3. Saat berada di lokasi pemotretan, segera lakukan pengamatan adakah hal-hal yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi foreground misalkan patung, bunga, atau gelas. Bahkan kalau mungkin, kerumunan orang menjadi foreground yang menarik untuk dimanfaatkan.

4. Setelah menentukan subjek utama dan foreground pendukung, foreground dapat dibuat dengan teknik bokeh atau tetap fokus. Pilihan ini tergantung kebutuhan cerita yang akan disampaikan. 

Kalau hanya alasan estetika, foreground dapat di-bokehkan. Sementara bila foreground turut memperkuat cerita, tentu tidak perlu menggunakan bokeh yang keterlaluan. Nah, fotografer-lah sang penentu cerita bukan alat atau kamera.



5. Foreground dilakukan di komputer seperti memberi efek lampu bokeh dalam foto model untuk memberi kesan glamour. Hanya saja ini jarang dilakukan karena membutuhkan kemampuan teknik olah digital selain kemampuan fotografi. 



Translate

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. . - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger